Tata Cara Ekspor Kopi – Update

    Tata Cara Ekspor Kopi – Update

    1. Perusahaan PT/ CV mengajukan Permohonan Rekomendasi Ke Dinas Perdagangan Setempat
    2. Syarat Pengajuan Rekomendasi : Dalam SIUP dan TDP harus tertera Bidang Usaha Perdagangan Kopi/ Perdagangan Makanan Minuman/ Perdagangan Hasil Perkebunan
    3. Survey Gudang oleh Dinas
    4. Pengajuan EKS ke Kemendag
    5. Penerbitan SPEK
    6. Eksportir menyiapkan Invoice , Packing List untuk diserahkan ke Bea Cukai guna mendapatkan PEB dan NPE
    7. Kopi harus melalui proses karantina terlebih dahulu, sampai nanti kita mendapatkan sertifikat karantina atau biasa disebut Phytosanitary Certificate
    8. Kopi diberangkatkan ke negara tujuan
    9. PEB, NPE, INVOICE, PACKING LIST diserahkan ke Dinas Koperasi dan Perdagangan untuk dibuatkan Certificate of Origin (COO) dan International Coffee Organization (ICO)
    10. Invoice, Packing list, COO, ICO, dan Phytosanitary certificate dikirimkan oleh kita ke alamat buyer. Karena semua sertifikat ini dibutuhkan di bea cukai negara tujuan.

    Read More »

    Lokasi yang diperbolehkan sebagai Domisili Perusahaan

    Anda berencana mendirikan perusahaan berbentuk PT di Jakarta?

    Sebelum anda menyewa ruang kantor, ataupun Ruko, sebaiknya anda memastikan terlebih dahulu ke petugas Kelurahan setempat, apakah lokasi yang akan anda sewa tersebut peruntukannya diperbolehkan untuk Usaha atau kantor?

    Karena ada beberapa lokasi di Jakarta, yang meskipun disana ada Ruko, tetapi peruntukannya bukan untuk Perusahaan berbentuk PT .

    Sehingga ketika perusahaan akan mengajukan SKDU Surat Keterangan Domisili Usaha, ditolak oleh Kelurahan, padahal sudah terlanjur membayar sewa ruangan atau Ruko.