NIK – Nomor Induk Kepabenan

    Waktu Proses : 50 hari kerja

    Persyaratan :

    1. Surat Ijin Usaha (SIUP/IUT) atau Tanda Daftar Perusahaan (TDP);
    2. Pendaftaran/Izin Prinsip Penanaman Modal/Surat Persetujuan yang dimiliki (SP PMA);
    3. Izin Usaha yang dimiliki;
    4. Angka Pengenal Importir (API);
    5. Surat Keterangan Domisili perusahaan (legalisir kelurahan);
    6. Kartu NPWP dan SP-PKP perusahaan;
    7. Akte pendirian perusahaan dan pengesahannya dari Kementerian Hukum dan HAM;
    8. Akte perubahan terakhir dan pengesahannya dari Kementerian Hukum dan HAM;
    9. Bukti penguasaan atas tempat usaha (Sertifikat HM/HGB atau Bukti Sewa);
    10. Bukti identitas (KTP/KITAS/Paspor) pengurus / penanggung jawab perusahaan (direktur/komisaris atau lainnya);
    11. Kartu NPWP pengurus / penanggung jawab perusahaan;
    12. Laporan keuangan terakhir (minimal Neraca dan Laporan Rugi Laba);
    13. Bagan struktur organisasi perusahaan;
    14. Rekening koran perusahaan;
    15. Bagan rekening (chart of account) sistem pembukuan perusahaan;
    16. Flow Chart, Manual System
    17. Contoh bukti pembukuan (dari Jurnal Umum/Buku Besar/ Subsidiary Legder/lainnya);
    18. Ijazah terakhir Manager Akutansi;
    19. LHP dan SKP dan Dirjen Pajak, LHA dan DJBC dan Audit KAP; Faktur Pajak yang diterima dan dikeluarakan;
    20. Jurnal Pembelian, Jurnal Pengengeluaran kas dan buku besarnya;
    21. Jurnal Penjualan, Jurnal Penerimaan Kas dan Buku besarnya;
    22. SK Fasilitas Impor (bintek, BKPM, DJBC) dan bukti PIB beserta Purchase Order, Invoice, P/L, B/L, serta rangkaian Bukti pembayaran T/T (apabila sudah ada);
    23. Rekapitulasi Impor satu tahun (bila sudah ada).

    Dasar Hukum :

    1. Peraturan Menteri Keuangan No. 124/PMK.04/2007 Tentang Registrasi Importir;
    2. Peraturan Menteri Keuangan No. 220/PMK.04/2008 Tentang Perubahan Peraturan Menteri Keuangan No. 124/PMK.04/2007 Tentang Registrasi Importir;
    About the Author

    Leave a Reply